Senin, 18 Oktober 2010


PLASTIK ICING / FONDANT

Fondant atau rolled fondant sering disebut dengan PLASTIC ICING atau kadang disebut juga dengan pasta gula (sugar paste).Fondant adalah bahan dekorasi cake yang cenderung elastis sehingga sangat mudah dibentuk sesuai keinginan. Biasanya fondant digunakan untuk mengcover cake dan juga digunakan untuk membuat hiasan seperti ornamen2 pada cake seperti pita, kerutan/renda, bunga juga figurine.

Fondant dibuat dari campuran gula, gelatin, glucose, glycerin, dan shortening dengan persentase terbesarnya adalah gula sehingga rasanya manis. Kadang juga adonan harus diberi bahan tambahan seperti Gum/ gum tragacanth untuk membuat adonan fondant menjadi lebih kokoh.
Membuat adonan fondant cukup repot, maka disarankan untuk membeli adonan fondant yang siap pakai saja di toko bahan kue. Di pasaran merk fondant yang beredar ada 2 yaitu FonDX dan Bakels.


Fondant siap pakai bentuknya seperti play dough/plastic dough atau seperti lilin mainan anak2. Hanya adonan dasar ini berwarna putih.Saat baru dibeli dalam kemasan plastik biasanya kondisinya agak keras sehingga untuk menggunakannya harus diuleni terlebih dulu sampai lembut.

Untuk mendapatkan fondant yang warna warni biasanya harus dicampur dengan pewarna makanan, baik yang water base maupun yang oil base dapat dipakai. Tapi yang paling bagus adalah bentuk pewarna yang berupa pasta atau gel (biasanya merk import seperti Wilton, dan harganya relatif lebih mahal dibandingkan pewarna merk lokal).

Menyimpan adonan fondant yang belum terpakai atau sisanya, harus dibungkus plastik yang rapat atau kedap udara hingga saat digunakan. Dan diletakkan di tempat yang sejuk dan kering. JANGAN MENYIMPANNYA DI KULKAS atau FREEZER.Fondant yang disimpan di kulkas selain mengeras, juga saat dikeluarkan akan berkeringat sehingga strukturnya menjadi rusak.

Dalam penggunaannya, saat menguleni adonan fondant, alas maupun wadah yang dipakai ditaburi dulu dengan sedikit tepung maizena agar tidak lengket pada alas ataupun wadahnya.Sedangkan untuk menempelkan ornamen yang juga terbuat dari fondant, cukup diolesi dengan sedikit air dengan menggunakan kuas.

Cake yang sudah dihias dengan fondant TIDAK BOLEH disimpan di kulkas tetapi sebaiknya disimpan di ruangan yang sejuk berAC sampai saat disajikan. Mengingat asal muasal fondant dari negeri sub tropis, fondant sangat tidak bersahabat dengan suhu udara yang panas dan lembab karna akan melunak bahkan meleleh.Bila diletakkan di suhu ruang, untuk jangka waktu tertentu masih dapat tahan bentuknya tetapi untuk jangka waktu lama (lebih dari 10 jam) cake yang dicover fondant, lapisan fondantnya akan melorot dan berkerut.

Jadi, sebelum memulai menghias cake dengan fondant... kenali dulu apa itu fondant termasuk juga kelebihan dan kekurangannya.


Resep plastic icing:
1 putih telur
2 sdm liquid glucose/glukosa cair
500 gr gula tepung

Cara:
1. Aduk rata putih telur dan glukosa cair.
2. Masukkan gula tepung sedikit-sedikit, aduk terus adonan, jika adonan sudah menyatu, pindahkan adonan keatas meja yang telah ditaburi gula tepung, terus uleni sampai tidak lengket di tangan (elastis) dan dapat dibentuk.
3. Jika adonan terlalu kaku, tambahkan sedikit air es.
4. Jika adonan terlalu lembek, tambahkan gula tepung.

Sekilas Mengenal FONDANT atau PLASTIC ICING
Fondant atau rolled fondant sering disebut dengan PLASTIC ICING atau kadang disebut juga dengan pasta gula (sugar paste).
Fondant adalah bahan dekorasi cake yang cenderung elastis sehingga sangat mudah dibentuk sesuai keinginan. Biasanya fondant digunakan untuk mengcover cake dan juga digunakan untuk membuat hiasan seperti ornamen2 pada cake seperti pita, kerutan/renda, bunga juga figurine.

Fondant dibuat dari campuran gula, gelatin, glucose, glycerin, dan shortening dengan persentase terbesarnya adalah gula sehingga rasanya manis. Kadang juga adonan harus diberi bahan tambahan seperti Gum/ gum tragacanth untuk membuat adonan fondant menjadi lebih kokoh.
Membuat adonan fondant cukup repot, maka disarankan untuk membeli adonan fondant yang siap pakai saja di toko bahan kue. Di pasaran merk fondant yang beredar ada 2 yaitu FonDX dan Bakels.

Fondant siap pakai bentuknya seperti play dough/plastic dough atau seperti lilin mainan anak2. Hanya adonan dasar ini berwarna putih.
Saat baru dibeli dalam kemasan plastik biasanya kondisinya agak keras sehingga untuk menggunakannya harus diuleni terlebih dulu sampai lembut.

Untuk mendapatkan fondant yang warna warni biasanya harus dicampur dengan pewarna makanan, baik yang water base maupun yang oil base dapat dipakai. Tapi yang paling bagus adalah bentuk pewarna yang berupa pasta atau gel (biasanya merk import seperti Wilton, dan harganya relatif lebih mahal dibandingkan pewarna merk lokal).

Menyimpan adonan fondant yang belum terpakai atau sisanya, harus dibungkus plastik yang rapat atau kedap udara hingga saat digunakan. Dan diletakkan di tempat yang sejuk dan kering. JANGAN MENYIMPANNYA DI KULKAS atau FREEZER.
Fondant yang disimpan di kulkas selain mengeras, juga saat dikeluarkan akan berkeringat sehingga strukturnya menjadi rusak.

Dalam penggunaannya, saat menguleni adonan fondant, alas maupun wadah yang dipakai ditaburi dulu dengan sedikit tepung maizena agar tidak lengket pada alas ataupun wadahnya.
Sedangkan untuk menempelkan ornamen yang juga terbuat dari fondant, cukup diolesi dengan sedikit air dengan menggunakan kuas.

Cake yang sudah dihias dengan fondant TIDAK BOLEH disimpan di kulkas tetapi sebaiknya disimpan di ruangan yang sejuk berAC sampai saat disajikan. Mengingat asal muasal fondant dari negeri sub tropis, fondant sangat tidak bersahabat dengan suhu udara yang panas dan lembab karna akan melunak bahkan meleleh.
Bila diletakkan di suhu ruang, untuk jangka waktu tertentu masih dapat tahan bentuknya tetapi untuk jangka waktu lama (lebih dari 10 jam) cake yang dicover fondant, lapisan fondantnya akan melorot dan berkerut.

Jadi, sebelum memulai menghias cake dengan fondant... kenali dulu apa itu fondant termasuk juga kelebihan dan kekurangannya.

Sekian dulu ya tulisanku tentang fondant... nanti kalo ada waktu kita sambung lagi dengan TEKNIK MENGHIAS dengan FONDANT.

So keeping in touch with this blog ;)

Posted by ria-chocoloveid at 9:07 PM
Labels: Fondant/Plastic Icing, tips
18 comments:

Selasa, 09 Februari 2010

Hank’s Cake
Idealisme Tinggi Seorang Seniman
Mencari lokasi Hank’s Cakes memang membutuhkan kesabaran dan penjelasan detail dari teman yang sudah paham akan gerai tersebut. Namun saat kita sudah menemukan lokasinya dan melihat berbagai hasil karyanya, maka hati pasti puas. Nama Hank’s Cake sudah lama dikenal di kalangan para pembuat cake decorating di Jakarta. Mungkin karena kiprahnya sudah sekitar 30 tahun di dunia cake decorating. Mungkin juga karena Hengky sudah dikenal sebagai pembuat cake decorating yang sangat detail dan indah. Atau mungkin juga karena dia dikenal memiliki idealisme tinggi dimana wedding cake hasil karyanya harus ada bagian yang bisa dimakan, tidak boleh “palsu” semua menurut istilah beliau.
Menurut “Om Hengky”, begitu dia biasa disapa oleh para pelanggannya atau oleh sesama rekan pembuat kue, membuat cake decoration harus memenuhi unsur-unsur sebagai berikut : enak dimakan, seindah mungkin dipandang, dan terakhir sesuai dengan harapan dari pasangan yang memesan. Karena wedding cake yang dikerjakan oleh Hank’s Cakes harus dipotong dan disantap saat pelaksanaan acara pesta, maka tidak ada cake yang sama untuk dipakai oleh penganten yang lain. Untuk meyakinkan kepuasan pelanggan agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam pengerjaan pesanan, maka Hank’s Cake tidak menerima pesanan kue pe nganten / wedding cake melalui pihak ketiga. Sang penganten harus datang sendiri memesan cake yang diingin kannya dan berdiskusi bagaimana me reka berharap pesanan kue penganten mereka nanti saat pesta pernikahan. Hengky saat kecil belajar membuat kue dari sang Ibu, yang disebutnya sebagai guru kue di kota Jakarta. Nyonya The, nama sang Ibu, selain mengajar juga banyak menerima pesanan kue. Walaupun usia Hengky saat itu baru 12 tahun, namun dia sa ngat senang membantu membuat dekorasi kue. Berbagai resep kue yang berharga diturunkandari sang Ibu. Bakat dan jiwa seni yang mengalir dalam diri Hengky, membuat dia menikmati proses pengerjaan cake decorating. Saat Natal dan Lebaran adalah saat dia harus bekerja keras menyelesaikan berbagai pesanan cake decorating dari para pelanggan buat sang Ibu. Dari 6 bersaudara, hanya Hengky yang dipercaya sang Ibu untuk mengerjakan pesanan cake decorating, mungkin karena sang Ibu melihat bakat seni yang tinggi dalam diri Hengky. (Lebih lengkapnya dapat dibaca di Majalah BAKERY INDONESIA Edisi November 2008)
Timothy Cake
Memahami Pelanggan Secara Personal

Di dalam diri Timothy Pratana tergabung dua komponen penting yang menghantarkannya sebagai pribadi yang disegani di kalangan cake decorating player Indonesia. Pertama, sebagaimana pemain cake decorating top lainnya, ia memiliki bakat dan jiwa seni yang tinggi terutama seni lukis dan juga suka memasak. Kedua, ia memiliki kemauan belajar yang kuat untuk mengolah produk ma ka n an. Hal ini layak menjadi catatan karena orang tua Timothy bukan berlatar belakang usaha makanan. Sang ayah adalah pengusaha kostum pria. Menurut sang ayah, usaha makanan itu repot ka rena pengalaman dari sang nenek yang adalah pengusaha bakery di daerah asalnya, Nganjuk.
Awalnya, Timothy mencoba-coba menyalurkan apresiasi seni lukisnya ke media di luar kanvas, yaitu di media makanan di kue tart. Untuk itu pada tahun 1978, dia mencoba memakai bahan butter cream diberi minyak sayur dan bahan pewarna makanan yang terbatas. Banyak eksperimen dilakukannya untuk memadukan bahan-bahan yang saat itu belum tersedia banyak bagi kebutuhan cake decorating. Hasil karyanya yang disalurkan dalam bentuk birthday cake hanya untuk memenuhi pesanan dari para sahabatnya. Untuk memperdalam bakatnya di bidang olah makanan, maka Timothy mengambil kuliah perhotelan di Kebayoran. Melihat kemampuan dan bakatnya yang besar dalam mengolah cake decorating, maka kemudian dia juga diminta mengajar cake decorating di kampusnya sambil juga kuliah di bidang cooking.(Lebih lengkapnya dapat dibaca di Majalah BAKERY INDONESIA Edisi November 2008)
Ani Cake
Kreasinya Memesona Sampai ke Jerman

Hari-hari belakangan ini bagi Anie dilaluinya dengan lebih nyaman. Maklum saja sang puteri dan menantu tersayang, yaitu Roosiana Djajalaksana dan Jacqueline Lidya, sudah bisa melanjutkan usahanya di bidang cake decorating. Tugas utama Anie saat ini lebih sebagai seorang penasehat bagi jalannya perusahaan. Namun apa yang dicapai Anie saat ini telah melalui perjalanan panjang yang penuh perjuangan namun juga penuh gairah yang tinggi untuk mencapai sebagai yang terbaik sehingga setiap karyanya sanggup membuat penikmatnya yang beragam latar belakang budaya dan ras menjadi kagum.Sejak tahun 1967 Anie sudah mulai serius belajar berbagai macam kue terutama berbagai kue resep kuno. Misalnya saja lapis Surabaya, lapis legit dan berbagai kue kering. Resep-resep tersebut dipelajari dari para kerabat dan orang tuanya yang mendapatkannya dari orang-orang Belanda di Kalimantan. Selama kurun waktu sepuluh tahun (1967 – 1977) berbagai pesanan dari para sahabat maupun pelanggan mengalir seperti aneka kue kerin dan cake hasil karya­nya. Namun Anie mulai tergerak hatinya untuk terjun memperdalam cake decorating seperti wedding cake pada tahun 1977. Berbagai kursus seperti di Nilasari, Nila Chandra, Yongki Gunawan maupun dari sang maestro Hadi Tuwendi diikuti dengan antusias olehnya. Bahkan Anie dengan nekat menguji kemampuannya dengan ikut berbagai perlombaan dan menjadi juara di tahun 1981. (Lebih lengkapnya dapat dibaca di Majalah BAKERY INDONESIA Edisi November 2008)
Libra Cake
Pemimpin Pasar Wedding Cake Yang Revolusioner

Awalnya suatu usaha mungkin dimulai dari sekedar mengisi waktu luang. Namun jika memiliki semangat / gairah yang besar untuk menjadikannya usaha yang besar maka ke sanalah arah usaha akan mengalir. Jakub misalnya, karena tidak mau melihat sang istri hanya duduk diam saja mengisi hari, dia meminta sang istri untuk kursus kue penganten. Memang di dalam diri Christine sudah punya hobby untuk membuat kue-kue, maka permintaan sang suami bagikan gayung bersambut. Terbukti setelah mengikuti kursus dan menerima pesanan, usahanya laris. Pelanggan awal adalah teman-teman kerja sang suami.
Tempat usaha mereka berawal di Pasar Baru Jakarta di sebuah gang sempit namanya Gang Alfu. Pesanan kue-kue yang diterima untuk dibuat adalah kue lapis Surabaya saja. Usaha yang dimulai tahun 1979 itu diberi nama Christine Cake. Namun Jakub, yang merupakan marketing manager perusahaan kosmetik terkenal, pada tahun 1982 dipindahkan tugas ke Semarang, maka usaha itu sempat vakum sampai tahun 1982. Kemudian setelah kembali ke Jakarta, usaha pembuatan kue berlanjut lagi dengan memakai nama Libra Cake, karena nama yang sebelumnya ternyata sudah terdaftar oleh orang lain.Jakub memang sangat mendukung bisnis sang istri, bahkan berbagai idenya tergolong berani dan unik seperti menempelkan stiker promosi di bajaj yang berkeliling di seputar kota Jakarta, atau menyebar brosur dari rumah ke rumah di daerah elit Menteng yang dilakoni olehnya sendiri. Jakub akhirnya memutuskan bekerja penuh untuk membantu usaha Libra Cake sejak tahun 1987. Dia mempersiapkan landasan ma najemen usaha yang rapi di Libra Cake agar menjadi skala bisnis yang besar. Untuk meningkatkan pamor merek Libra Cake, mereka membuat pameran wedding cake dan bridal pertama di Jakarta. Berbagai cara promosi ini ternyata membantu meningkatkan skala usaha Libra Cake. (Lebih lengkapnya dapat dibaca di Majalah BAKERY INDONESIA Edisi November 2008)
Hova Cake
Fresh Product Bagi Pelanggan Tercinta

Pelaku usaha wedding cake saat ini memang cukup banyak yang hadir di pasar yang dirasakan cukup manis ini. Walaupun persaingan cukup seru namun kondisi pasar masih bertumbuh. Ini mungkin terjadi karena secara demografis jumlah penduduk muda di Indonesia mencapai angka sekitar 100 juta orang. Ini pasar yang cukup menjanjikan apalagi untuk wedding cake harga per buahnya mencapai jutaan rupiah. Untuk birthday cake sekitar 150 ribu ke atas. Mungkin Yanti memahami situasi pasar ini dengan baik sehinga meneruskan hobbynya di bidang pembuatan kue ke wedding cake sejalan dengan kondisi pasar yang menjanjikan. Sejak sekolah menengah Yanti memang sudah hobby membuat kue dan ikut berbagai kursus kue. Maka pada tahun 2002 Yanti terjun menerima pesanan berbagai kue di rumahnya di Kelapa Gading. Pesanan mengalir terutama untuk jenis kue ulang tahun anak-anak yang didesainkan olehnya dengan menarik. Untuk menjaga kualitas pesanannya, Yanti hanya memakai bahan-bahan yang aman untuk dimakan karena menyadari penikmat kuenya adalah anak-anak yang rentan dengan berbagai bahan makanan yang kurang bagus. Bahkan Yanti memutuskan bahwa hasil karyanya hanya fresh product, darinya semua kue yang dikerjakannya paling lama 6 jam sebelum dikirim ke pelanggan. (Lebih lengkapnya dapat dibaca di Majalah BAKERY INDONESIA Edisi November 2008)
Kopaka
Premium Wedding Cake Dari Bandung

Nama Kopaka pernah kami muat di edisi ketiga majalah BAKERY INDONESIA. Kami mengangkatnya sekali lagi karena ciri khas utama wedding cake kreasi Kopaka adalah teknik hiasan berkelas tinggi yang termasuk langka dipadu rasa cake berkelas, di jaman wedding cake yang serba palsu saat ini. Kreasi hiasan cake yang disuguhkan Kopaka termasuk halus dan anggun serta memukau mata. Ko Khiau Sen yang biasa disapa Asen oleh para sahabatnya, mempelajari pembuatan cake sejak kecil dari sang Ibu. Ia sudah terbiasa membuat kue lapis legit yang harus dibuat seenak mungkin.
Usaha penjualan kue-kue sudah mulai dilakoninya awal tahun 1970 and dengan menjual roll cake yang dititipkan di berbagai tempat. Pada tahun 1975, Khiau Sen mulai membuat cake decorating seperti wedding cake dan birthday cake. Bekal dari sang ibu tentang pengetahuan membuat cake dipolesnya lagi dengan mengikuti berbagai kursus cake dan membaca buku. Dia tidak pernah puas dengan ilmu yang diterima nya, selalu saja apa yang dipelajari diolah ulang lagi untuk memperoleh suatu inovasi baru. Misalnya saja dia mengolah pelajaran teknik pewarnaan emas dari Wilton, yang akhirnya diperoleh suatu teknik baru dimana warna emas yang dihasilkannya bisa berkilau saat kena cahaya. Lihat saja karya wedding cakenya yang memakai ornament berwarna emas, keindahan warnanya memang sempurna. Guru cake decorating yang dikagumi Khiau Sen adalah Brownwen. Dalam diri orang ini terkandung filosofi ketekunan, kesabar an dan ketelitian dalam membuat detail, yang merupakan berbagai pra syarat untuk menjadi pembuat cake decorating yang sukses. Berbagai jenis cake decorating ditawarkan Kopaka seperti wedding cake yang merupakan 70% dari total pesanannya, juga birthday cake serta berbagai jenis lapis legit untuk kebutuhan pesta dan perayaan Hari Raya. (Lebih lengkapnya dapat dibaca di Majalah BAKERY INDONESIA Edisi November 2008)
Yani Cake
Berfokus Pada Detail Dan Kerapihan Untuk Jadi Juara

Salah seorang langganan juara lomba cake decorating dari Semarang bernama Sugiyani, yang gerai usahanya dikenal dengan nama Yani Wedding and Birthday Cake. Wanita berlatar belakang Sarjana Ekonomi Manajemen lulusan Unika Soegijapranata Semarang ini sudah malang melintang di dunia cake decorating Semarang sejak tahun 1995.
Saat kuliah dia sudah belajar membuat cake decorating dan di tahun 1993 dia memberanikan diri ikut lomba Nilasari Award, untuk kategori Birthday Cake serta berhasil menjadi juara. Kemudian tahun 1994 dia ikut lagi di lomba di ajang yang sama namun untuk kategori Wedding Cake serta menjadi juara lagi. Kemenangan ini membuat hatinya menjadi mantap untuk terjun ke bidang usaha cake decorating saat lulus kuliah tahun 1995. Saat awal merintis usahanya, untuk membuat nama Yani Cake dikenal secara spesial oleh para pelanggannya, maka Yani putar otak menghadirkan sesuatu yang unik dan memorable. Menurut dia sekedar menghadirkan cake yang indah dan enak belum cukup. Maka dia hadirkan kemasan, yang menjadi wadah cake terpisah karena untuk dinikmati pemesan, dalam bentuk desain special. Kebetulan salah seorang kerabatnya ahli desain dan pembentukan karton (pond). Kiat kemasan cake unik ini terbukti manjur karena banyak pasangan penganten merasa cake persembahan Yani ada nilai tambahnya. (Lebih lengkapnya dapat dibaca di Majalah BAKERY INDONESIA Edisi November 2008)

Selasa, 12 Januari 2010

Serabi Saus Nanas



Bahan :
- 375 gram tepung terigu -
- 1 1/2 sdt garam -
- 1/4 sdt soda kue -
- 2 butir telur, dikocok lepas -
- 5 tetes pewarna makanan hijau -
- 950 ml santan dari 1 butir kelapa -

Bahan saus :
- 250 gram nanas, diparut -
- 200 ml air -
- 3 buah cengkeh -
- 75 gram gula pasir -
- 1 sdm tepung maizena -
- 100 gram nanas, dipotong kotak -

Cara membuat :
1. Serabi : Aduk tepung dan garam. Tambahkan telur sambil diaduk.
2. Tuang santan sedikit-sedikit sambil diuleni hingga kalis. Setiap menuang sedikit santan adonan harus diuleni sebentar, tuang lagi sebagian santan dan uleni lagi. Begitu seterusnya sanpai santan habis. Keprok-keprok adonan 15 menit.
3. Tambahakan pewarna hijau dan soda kue. Aduk rata. Panaskan cetakan serabi lalu tuang adonan. Diamkan sampai berlubang-lubang. Tutup dan biarkan sampai matang. Angkat.
4. Saus : Rebus nanas dan air sampai mendidih, saring. Tambahkan cengkeh, gula dan tepung maizena. Masak sambil diaduk hingga meletup-letup.
5. Tambahkan potongan nanas lalu didihkan lagu sambil diaduk hingga mendidih. Setelah dingin, sajikan serabi dengan sausnya.

Untuk 32 buah
Serabi Saus Pisang



Mengingat:
Hari Kartini yang diperingati oleh BlogFam diramaikan dengan Lomba Memasak Virtual;

Menimbang:
Kemampuan memasak saya yang pas-pasan dan ketersediaan bahan-bahan di warung dekat rumah;

Memutuskan:
Membuat serabi telur dari resep mbah Tutup Panci yang telah dimuat di Info Dapur Blogfam pada tanggal 13 Oktober 2004, dengan modifikasi sedikit jadi serabi saus pisang.

Kenapa saus pisang? Karena di resep asli seharusnya saus gula diaromai dengan daun pandan, tapi saya warung saya gak jualan daun pandan. Adanya pasta pandan yg warna ijo. Kalo ini dipakai, nanti sausnya jadi warna coklat ijo. Blehhh.

Akhirnya pasta pandan dipakai untuk adonan serabi, dan saus gula pun diberi aroma khas dengan potongan pisang (perasaan dulu pernah makan serabi saus nangka. nah karena nangka gak ada juga *ih serba gak ada diriku ini*, ya pisang juga enak thooo..). Sekian dan terima kasih.

Ini dia caranya.

BAHAN SERABI:
  • 200 gram tepung terigu
  • 1 sdt baking powder
  • 300 ml santan kental
  • 1 butir telur
  • 1 sdt pasta pandan
  • 1/4 sdt garam

BAHAN SAUS:
  • 200 ml santan kental
  • 150 gram gula jawa, sisir halus
  • 1 buah pisang matang, potong dadu
  • 1/4 sdt garam



CARA:
  • Ayak jadi satu tepung terigu dan baking powder.
  • Kocok santan, telor dan 1/4 sdt garam sampai berbuih.





Masukkan tepung sesendok demi sesendok sambil dikocok dan tercampur rata. Masukkan pasta pandan, kocok lagi sampai merata.










Diamkan adonan selama 1 jam. Sementara itu, mari membuat saus pisang.








Didihkan semua bahan saus. Setelah mendidih, masukkan potongan pisang. Didihkan kembali selama 1 menit. Setelah itu matikan api dan tutup panci (beneran ini instruksi untuk menutup panci. Bukan lagi manggil Bu Tutup Panci, heheh..)





Sudah 1 jam kah? Kini saatnya menggoreng serabi.









Panaskan kl 2 sdm minyak dengan api sedang. Tuang kira-kira 3 sdm adonan, tunggu sampai keluar lubang-lubang kecil di permukaannya, tutup wajan sampai adonan matang. Angkat.






Serabi siap disajikan bersama saus pisang. Mmm... lekkerrrrr!

Satu Kata Untuk Serabi Minang Jalan Brigjend Katamso


Medan, 6/2 (www.antarasumut.com) -

Medan sebagai surganya kuliner, barangkali bukan omong kosong, Di Kota multi etnis ini, aneka makanan khas gampang dijumpai. Salah satunya serabi Minang.

Untuk menikmati makanan satu ini kayaknya perlulah mencoba yang dijajakan pedagang kaki lima Jalan brigjend katamso Medan, tepatnya di depan kantor Balai Penelitian Kelapa sawit, Rispa.

Meski dijajakan di pinggiran, tapi soal rasa tidak kalah elit. Satu kata yang layak mewakilinya, mantap kata orang Medan. Ada aneka rasa serabi di sini diantaranya, serabi pandan dan serabi biasa, kuahnya beragam yaitu rasa durian dan juga lainnya. Meski banyak jenis dan pilihan, namun harganya tidak ada beda yaitu Rp 5.000.

Untuk mengukur sejauh mana nikmat Serabi Minang di Jalan Brigjend Katamso adalah seberapa banyak penggemarnya. Salah satu pedagang Serabi Minang di Jalan Brigjend Katamso , Asmidar yang menamai gerobaknya dengan Serabi Salsabila, kepada antarasumut.com mengaku, setiap harinya ia memproduksi sebanyak 1.000 serabi untuk dijajakan dengan enam gerobak miliknya. Pedagang beralamat di Jalan Brigjend Katamso Gang Lampu Satu itu, terkadang memproduksinya hingga 2.000 serabi, khususnya saat Ramadhan. Mau mencoba rasanya
Serabi Sosis

BAHAN
200 gram Tepung Terigu, 2 Kuning telur, 150 ml Susu, 2 putih Telur kocok kaku, 1/2 sdt Soda kue, 7 buah Sosis Five Star Ayam / Sapi Blackpepper iris serong (1 Sosis dibagi menjadi 2), 1 sdt Garam, cetakan serabi atau wajan anti lengket


CARA MEMBUAT
1. Panaskan cetakan serabi diatas api sedang
2. Campurkan terigu, kuning telur, susu dan garam aduk hingga rata
3. Tambahkan putih telur, kocok sedikit-sedikit
4. Terakhir masukkan soda kue aduk hingga rata
5. Tuangkan 1 sendok sayur ke dalam cetakan serabi. Biarkan berpori, kemudian masukkan satu potong sosis
6. Tutup. Biarkan hingga matang


*) Bahan untuk 14 buah